Mualtry - Perkenalkan namaku Allen, mungkin setelah kalian membaca kisah ini aku sudah tiada namun kisahku pasti akan di kenang selalu oleh banyak orang dan menjadi motivasi bagi setiap individu agar jangan cepat puas akan suatu hal yang telah di dapatnya.

Kisah ini saya mulai ketika saya SMP dan mulai mengenal komputer, saat itu saya hanyalah bocah yang cuma bisa main game saja. Saya bahkan salut dengan teman sekelas saya yang sudah terbiasa dengan komputer.
Setiap hari saya menabung cuma buat main game yang bahkan tidak terlalu bermanfaat bagi kehidupan sekarang. Saya adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara dimana ibu saya meninggal saat saya kelas 2 SMP. Kedua kakak saya sudah berkeluarga dan saya hanya tinggal di rumah dengan ayah dan adek.

Dalam keluarga, hanya saya yang melek atau tau mengenai perkembangan teknologi dan juga komputer. Awal mula saya senang dengan perangkat elektronik dimulai saat kelas 1 SMP dimana saat itu saya hanya mempunyai 1 buah handphone java.

Saat itu uang saku saya berkisar 2000 rupiah, saat itu saya ingat benar bahwa saya maniak membaca mengenai perkembangan teknologi namun hal tersebut terbatasi oleh akses internet yang menurut saya masih cukup mahal pada saat itu dikarenakan saya tidak punya banyak uang.

Saat saya datang ke warnet, saya mencari info mengenai bagaimana akses internet secara murah, dan kebetulan sekali saat itu awal mula saya bertemu atau mencoba internet gratis, berawal dari bug lewat dial opsel hingga mempdifikasi header dari sebuat alamat website agar dapat di akses secara gratis.

Saat itu saya berhasil mencoba salah satu trik dan dapat saya gunakan untuk browsing menggunakan hp java saya. Setiap hari sepulang sekolah pasti tidak lupa untuk membaca mengenai informasi terbaru mengenai trik internet. Saya menggunakan Simple Server untuk bisa terkoneksi dengan internet, biasanya saya juga mencoba untuk memodifikasi aplikasi java agar sesuai dengan yang saya inginkan.

Saya mulai tertarik dengan bahasa pemrograman, muncul pertanyaan di hati saya kok bisa begini ya, bagaimana cara buatnya, apakah saya bisa. Nah akhirnya saya belajar mengenai bahasa pemrograman yaitu html, css, php, javascript namun hanya sekilas membacanya saya.

Berawal saat saya masuk SMK favorit di kota saya, saya memutuskan untuk mengambil jurusan TKJ dimana saat pada saat itu masuk dengan mengikuti test sebelum UN karena di kelas pada waktu SMP saya masuk ranking 5 besar jadi di perbolehkan mengikuti test yang di adakan tersebut. So walau saya tidak yakin saat mengerjakanya saya mendapat rank 2 untuk test jurusan TKJ dan UN tidak menjadi patokan ku untuk di terima di sekolah tersebut.

Saya berfikir "wah dengan masuk jurusan TKJ saya dapat belajar lagi mengenai komputer" namun saat kelas 1 saya metasa bosan karena semua ilmu disana sudah saya kuasai. Awal mula saya punya laptop yang di berikan oleh ayah saya untuk belajar.

Saya belajar sendiri mengenai bahasa pemrograman, pada saat itu saya berhasil membobol salah satu website universitas di kota saya namun tidak sampai saya tebas index dari website tersebut. Dengan berhasilnya pembobolan tersebut saya gunakan untuk belajar lagi mengenai struktur dari sebuah website besar, saya juga mencoba untuk memahami database dan juga saat itu saya sudah berhasil menyisipkan 1 user baru menggunakan kode database yang saya input.

Saya melaksanakan prakerin di sebuah Universitas di luar kota saya, disana saya haboskan waktu luang untuk belajar mengenai hacking, saya mencoba untuk meretas sebuah device pada jaringan yang sama dan berhasil. Saat pelaksanaan ujian saya menanam metasploit pada komputer yang digunakan untuk ujian di sekolah, karena saya giliran ke 2 untuk ujian jadi pagi harinya saya bisa memonitoring soal apa saja yang bakal muncul saat ujian, ntah ini curang atau gimana namun saya hanya memanfaatkan ilmu yang saya ketahui.

Saya mulai membuat tool yang dapat mempercepat saya dapam melakukan hacking, saat musim serangan deface sayapun juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, beberapa website besar berhasil saya deface dan tidak lupa untuk mengambil beberapa oleh-oleh berupa akun BTC, betapa terkejut nya saya ketika men check akun tersebut dan di dalamnya ada sekitar 200 BTC, langsung deh saya sikat.
Karena saya sudah mengetahui beberapa bug tersebut akhirnya saya mempunyai ambisi untuk membobol beberapa wallet BTC terkenal. Semua Bitcoin tersebut saya kumpukan dalam 1 akun namun karena suatu kejadian aksi saya pun mulai di lacak oleh pihak polisi luar negeri yang juga bekerja sama dengan pihak kepolisian indonesia untuk menangkap saya.

Karena aksi saya sudah terbongkar oleh pihak kepolisian saya memutuskan untuk menyembunyikan 90% aset saya sebelum penangkapan dilakukan. Akhirnya saya di tangkap oleh pihak luar negeri dan akan di jatuhi hukuman mati. Saya menulis cerita ini sebelum berangkat ke luar negeri untuk eksekusi, saya merasa senang bisa menceritakan sedikit dari kisah saya, dan sedikit berpesan agar gunakanlah ilmu yang kalian pelajari dengan sebaik-baiknya dan kalau bisa jangan sampai merugikan orang lain. Ngomong-ngomong 10% dari aset saya yaitu $3M dan 90% sisanya tidak ada yang tahu dimana keberadaanya. Apakah saat ini saya masih hidup ataukah sudah mati, kedua hal tersebut bisa saja terjadi. Saat ilmu kalian sudah sangat tinggi dan ketika kalian melakukan kesalahan besar pasti ilmu itu tetap di hargai.

Semangatlah dalam mencari ilmu, buatlah suatu karya yang dapat menghebohkan dunia dimana kamu akan di kenang selamnya, di kenang karena kebaikan atau di kenang karena suatu kejahatan. Menurut saya hal yang saya lakukan bukanlah kejahatan namun hanya sekedar pengaplikasian ilmu yang telah saya pelajari. Saya Allen sampai jumpa lagi.

Note: Kisah di atass hanyalah sekedar cerita, adapun kesamaan tokoh atau kejadian itu bukan hal yang di sengaja.

0Komentar

Berikanlah komentar atau kritikan yang bersifat membangun, gunakan akun Google untuk menghilangkan verifikasi komentar / mempermudah komentar.

Sebelumnya Selanjutnya